
Rubik’s Cube atau kubus Rubik adalah sebuah teka-teki ( puzzle ) mekanis dalam bentuk tiga dimensi, yang ditemukan pada tahun 1974 oleh seorang pemahat dan profesor arsitektur dari Hungaria bernama Erno Rubik.
Pada pertengahan tahun 70-an, Erno Rubik ingin membuat sebuah model sebagai alat pembelajaran untuk membantu murid-muridnya memahami geometri tiga dimensi dan akhirnya tercipta menjadi sebuah mainan teka-teki yang paling laris di dunia.
Rubik memberi nama hasil temuannya itu “Magic Cube” – Kubus Ajaib, yang kemudian mendapatkan hak paten Hungaria dan di jual pertama kali melalui perusahaan Ideal Toy Corporation. Pada tahun 1980, perusahaan Ideal Toy mengubah nama kubus ajaib tersebut menjadi “Rubik’s Cube”. Dan hingga saat ini, lebih dari 300 juta Rubik’s Cube telah dijual di seluruh dunia. Andaikata semua kubus tersebut disusun memanjang, maka itu akan cukup untuk menghubungkan kedua kutub utara dan kutub selatan !
Sebuah Rubik’s Cube standar memiliki panjang sisi yang sama ukurannya yaitu 5.7 cm. Terbentuk dari 26 potongan kecil yang disebut juga “cubelets” atau “cubies”. Ada 6 “cubies” yang disatukan dalam sebuah kerangka yang mempunyai 6 sumbu ( axis ). Dan pada kerangka inilah, sisa 20 “cubies” dipasang sedemikian rupa sehingga terbentuk sebuah kubus Rubik.
Keenam sisi kubus masing-masing terdapat 9 stiker berwarna yang dibedakan warnanya setiap sisi, di mana secara umum warnanya adalah putih, merah, biru, jingga, hijau dan kuning. Dengan mekanisme poros memungkinkan setiap sisi kubus untuk diputar secara bebas, dan dengan demikian terjadi pencampuran stiker warna dari sisi kubus yang berbeda. Dan di sinilah dasar permainan teka-teki Rubik’s Cube ini, yaitu mengembalikan setiap sisi kubus dengan stiker warna yang sama, dengan menggunakan berbagai cara atau metode penyelesaian.
Hanya itu yang saya ketahui tentang permainan ini, bila ada yang kurang atau pendapat komentarilah entri ini...

No comments:
Post a Comment